Jumat, 30 Desember 2011 10:45 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan elektronik hari ini harga emas mengalami pergerakan rebound (30/12). Harga logam mulia ini rebound dan mengarah kepada peningkatan tahunan untuk 11 tahun berturut-turut. Rebound harga emas hari ini terjadi karena para pelaku pasar merasa bahwa harga yang telah turun tajam ke posisi terendah dalam enam bulan tadi malam sudah mengalami oversold.
Harga emas cenderung mengalami peningkatan. Pada perdagangan hari ini harga emas spot terpantau diperdagangkan pada posisi 1555.10 dolar per troy ons. Posisi harga emas spot ini mengalami kenaikan sebesar 9.80 dolar per troy ons dibandingkan penutupan perdagangan dini hari tadi. Sepanjang tahun 2011 ini harga emas telah mengalami peningkatan sebesar 9.7%.
Pergerakan harga emas yang sedang mengalami koreksi saat ini diperkirakan masih berpotensi untuk melanjutkan trend bullish dalam jangka panjang. Saat ini penurunan harga komoditas cenderung masih dipicu oleh karena para pelaku pasar memilih untuk melikuidasi emas untuk menutupai kerugian di dalam investasi lain. Hal ini merupakan indikasi bahwa secara umum emas masih dinilai sebagai asset yang cukup bertaji.
Thursday, December 29, 2011
Harga Minyak Mentah Bukukan Kenaikan Lagi, Kondisi Fundamental Bullish
Jumat, 30 Desember 2011 10:30 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan elektronik hari ini harga minyak mentah mengalami peningkatan untuk dua hari berturut-turut (30/12). Harga minyak mentah mengarah kepada kenaikan tahunan untuk tiga tahun berturut-turut di tengah spekulasi makin meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang akan berpotensi untuk mengakibatkan gangguan pasokan. Sementara itu membaiknya ekonomi AS picu harapan naiknya permintaan.
Harga minyak mentah mengalami peningkatan untuk delapan dari Sembilan sesi belakangan. Sepanjang tahun ini harga minyak mentah telah mengalami kenaikan sebesar 9.2%. Ketegangan geopolitik di Iran mengalami kenaikan setelah Iran mengancam akan memblokade Selat Hormuz yang merupakan jalur pengiriman minyak mentah dari Timur Tengah.
Harga minyak mentah berjangka Nymex untuk kontrak pengiriman bulan Februari mengalami peningkatan sebesar 51 sen (0.5%) dan ditransaksikan pada posisi 100.16 dolar per barel. Kenaikan harga minyak mentah tahun ini akan menjadi yang terkecil sejak tahun 2006 lalu, di mana harga minyak mentah mengalami kenaikan tahunan sebesar 0.02%.
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan elektronik hari ini harga minyak mentah mengalami peningkatan untuk dua hari berturut-turut (30/12). Harga minyak mentah mengarah kepada kenaikan tahunan untuk tiga tahun berturut-turut di tengah spekulasi makin meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang akan berpotensi untuk mengakibatkan gangguan pasokan. Sementara itu membaiknya ekonomi AS picu harapan naiknya permintaan.
Harga minyak mentah mengalami peningkatan untuk delapan dari Sembilan sesi belakangan. Sepanjang tahun ini harga minyak mentah telah mengalami kenaikan sebesar 9.2%. Ketegangan geopolitik di Iran mengalami kenaikan setelah Iran mengancam akan memblokade Selat Hormuz yang merupakan jalur pengiriman minyak mentah dari Timur Tengah.
Harga minyak mentah berjangka Nymex untuk kontrak pengiriman bulan Februari mengalami peningkatan sebesar 51 sen (0.5%) dan ditransaksikan pada posisi 100.16 dolar per barel. Kenaikan harga minyak mentah tahun ini akan menjadi yang terkecil sejak tahun 2006 lalu, di mana harga minyak mentah mengalami kenaikan tahunan sebesar 0.02%.
Membaiknya Cuaca Tingkat Harapan Pasokan dan Picu Melemah Harga Jagung
Jumat, 30 Desember 2011 10:18 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Pada penutupan perdagangan di bursa CBOT dini hari tadi harga jagung berjangka ditutup di teritori negative (30/12). Harga jagung akhirnya mengalami penurunan setelah selama delapan hari berturut-turut sebelumnya mengalami rally. Diperkirakan bahwa kondisi cuaca yang buruk di Amerika Selatan akan mulai mengalami perbaikan.
Sebelumnya harga jagung mengalami rally panjang akibat spekulasi bahwa cuaca kering di Amerika Selatan akan mengakibatkan turunnya yield tanaman. Akan tetapi harga mulai beranjak melemah karena hujan mulai turun di beberapa kawasan penanaman jagung di Amerika Selatan. Hujan akan melepaskan stress yang sempat dialami oleh tanaman.
Harga jagung berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret 2012 mengalami penurunan sebesar 4.5 sen dan ditutup pada posisi 6.38 dolar per bushel. Sementara itu harga jagung berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Mei 2012 mengalami penurunan sebesar 4 sen dan berakhir pada posisi 6.4625 dolar per bushel.
(Vibiznews – Commodity) – Pada penutupan perdagangan di bursa CBOT dini hari tadi harga jagung berjangka ditutup di teritori negative (30/12). Harga jagung akhirnya mengalami penurunan setelah selama delapan hari berturut-turut sebelumnya mengalami rally. Diperkirakan bahwa kondisi cuaca yang buruk di Amerika Selatan akan mulai mengalami perbaikan.
Sebelumnya harga jagung mengalami rally panjang akibat spekulasi bahwa cuaca kering di Amerika Selatan akan mengakibatkan turunnya yield tanaman. Akan tetapi harga mulai beranjak melemah karena hujan mulai turun di beberapa kawasan penanaman jagung di Amerika Selatan. Hujan akan melepaskan stress yang sempat dialami oleh tanaman.
Harga jagung berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret 2012 mengalami penurunan sebesar 4.5 sen dan ditutup pada posisi 6.38 dolar per bushel. Sementara itu harga jagung berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Mei 2012 mengalami penurunan sebesar 4 sen dan berakhir pada posisi 6.4625 dolar per bushel.
Kedelai Berjangka Melemah Signifikan Imbas Spekulasi Membaiknya Cuaca di Amerika Selatan
Jumat, 30 Desember 2011 10:10 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Pada penutupan perdagangan di bursa CBOT dini hari tadi harga kedelai berjangka ditutup di teritori negative (30/12). Harga kedelai melanjutkan penurunan tipis pada perdagangan sebelumnya setelah selama delapan hari berturut-turut sebelumnya mengalami rally. Diperkirakan bahwa kondisi cuaca yang buruk di Amerika Selatan akan mulai mengalami perbaikan.
Sebelumnya harga kedelai mengalami rally panjang akibat spekulasi bahwa cuaca kering di Amerika Selatan akan mengakibatkan turunnya yield tanaman. Akan tetapi harga mulai beranjak melemah karena hujan mulai turun di beberapa kawasan penanaman kedelai di Amerika Selatan. Hujan akan melepaskan stress yang sempat dialami oleh tanaman.
Harga kedelai berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Januari 2012 mengalami penurunan sebesar 10.75 sen dan ditutup pada posisi 11.8750 dolar per bushel. Sementara itu harga kedelai berjangka untuk kontrak Maret 2012 mengalami penurunan sebesar 11 sen dan berakhir pada posisi 11.97 dolar per bushel.
(Vibiznews – Commodity) – Pada penutupan perdagangan di bursa CBOT dini hari tadi harga kedelai berjangka ditutup di teritori negative (30/12). Harga kedelai melanjutkan penurunan tipis pada perdagangan sebelumnya setelah selama delapan hari berturut-turut sebelumnya mengalami rally. Diperkirakan bahwa kondisi cuaca yang buruk di Amerika Selatan akan mulai mengalami perbaikan.
Sebelumnya harga kedelai mengalami rally panjang akibat spekulasi bahwa cuaca kering di Amerika Selatan akan mengakibatkan turunnya yield tanaman. Akan tetapi harga mulai beranjak melemah karena hujan mulai turun di beberapa kawasan penanaman kedelai di Amerika Selatan. Hujan akan melepaskan stress yang sempat dialami oleh tanaman.
Harga kedelai berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Januari 2012 mengalami penurunan sebesar 10.75 sen dan ditutup pada posisi 11.8750 dolar per bushel. Sementara itu harga kedelai berjangka untuk kontrak Maret 2012 mengalami penurunan sebesar 11 sen dan berakhir pada posisi 11.97 dolar per bushel.
Harga Kopi Arabika Melemah Tergerus Sentimen Negatif dari Eropa
Jumat, 30 Desember 2011 10:00 WIB
(Vibiznews – Commodity) –Pada akhir perdagangan di bursa ICE Futures dini hari tadi harga kopi arabika mengalami penurunan yang cukup signifikan (30/12). Setelah kemarin cenderung bergerak positif melawan arus melemah harga komoditas lain, tadi malam harga kopi arabika tidak dapat membendung sentiment negative yang menghampirinya.
Harga kopi arabika berjangka tampak membukukan penurunan tadi malam didorong oleh kembali menguatnya kekhawatiran terhadap kondisi Eropa. Krisis keuangan di Eropa berpotensi untuk mengakibatkan penurunan permintaan terhadap komoditas, termasuk kopi arabika.
Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret 2012 mengalami kenaikan yang signifikan. Harga kontrak paling aktif ini mengalami peningkatan sebesar 1.1% dan berakhir pada posisi 2.2425 dolar per pon. Sepanjang tahun 2011 ini harga kopi arabika membukukan penurunan sebesar 6.8%.
(Vibiznews – Commodity) –Pada akhir perdagangan di bursa ICE Futures dini hari tadi harga kopi arabika mengalami penurunan yang cukup signifikan (30/12). Setelah kemarin cenderung bergerak positif melawan arus melemah harga komoditas lain, tadi malam harga kopi arabika tidak dapat membendung sentiment negative yang menghampirinya.
Harga kopi arabika berjangka tampak membukukan penurunan tadi malam didorong oleh kembali menguatnya kekhawatiran terhadap kondisi Eropa. Krisis keuangan di Eropa berpotensi untuk mengakibatkan penurunan permintaan terhadap komoditas, termasuk kopi arabika.
Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret 2012 mengalami kenaikan yang signifikan. Harga kontrak paling aktif ini mengalami peningkatan sebesar 1.1% dan berakhir pada posisi 2.2425 dolar per pon. Sepanjang tahun 2011 ini harga kopi arabika membukukan penurunan sebesar 6.8%.
Komoditas Gula Menguat Dipicu Harga Minyak Mentah yang Naik
Jumat, 30 Desember 2011 09:45 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Kenaikan harga minyak mentah tampak kembali mengangkat kinerja harga gula (30/12). Pada akhir perdagangan dini hari tadi harga minyak mentah kembali mengalami kenaikan seiring dengan factor ketegangan geopolitik yang makin meningkat di kawasan Timur Tengah. Kenaikan harga minyak memberikan dorongan menguat bagi harga gula berjangka.
Gula merupakan komoditas yang memiliki keterkaitan dengan harga minyak mentah. Korelasi positif di antara harga kedua komoditas ini mengakibatkan harga gula turut mengalami kenaikan apabila harga minyak mentah menguat. Sentimen positif dari bursa saham AS tadi malam juga turut memberikan dorongan menguat harga gula.
Harga gula berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret 2012 mengalami kenaikan yang signifikan. Harga kontrak paling aktif ini mengalami peningkatan sebesar 1.6% dan berakhir pada posisi 23.51 sen per pon. Sepanjang tahun 2011 ini harga gula membukukan penurunan sebesar 27%.
(Vibiznews – Commodity) – Kenaikan harga minyak mentah tampak kembali mengangkat kinerja harga gula (30/12). Pada akhir perdagangan dini hari tadi harga minyak mentah kembali mengalami kenaikan seiring dengan factor ketegangan geopolitik yang makin meningkat di kawasan Timur Tengah. Kenaikan harga minyak memberikan dorongan menguat bagi harga gula berjangka.
Gula merupakan komoditas yang memiliki keterkaitan dengan harga minyak mentah. Korelasi positif di antara harga kedua komoditas ini mengakibatkan harga gula turut mengalami kenaikan apabila harga minyak mentah menguat. Sentimen positif dari bursa saham AS tadi malam juga turut memberikan dorongan menguat harga gula.
Harga gula berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret 2012 mengalami kenaikan yang signifikan. Harga kontrak paling aktif ini mengalami peningkatan sebesar 1.6% dan berakhir pada posisi 23.51 sen per pon. Sepanjang tahun 2011 ini harga gula membukukan penurunan sebesar 27%.
Kakao Makin Terpuruk ke Bawah 2100 Dolar Akibat Spekulasi Kenaikan Pasokan
Jumat, 30 Desember 2011 09:30 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan di bursa ICE Futures yang berakhir dini hari tadi harga kakao berjangka tampak melanjutkan penurunannya (30/12). Harga kakao melemah untuk lima sesi berturut-turut di tengah sinyal bahwa pasokan akan mengalami kenaikan. Sementara itu permintaan tahun depan diperkirakan berkurang seiring dengan krisis keuangan Eropa.
Pada minggu yang berakhir tanggal 18 Desember lalu pengiriman kakao dari Pantai Gading yang merupakan produsen kakao terbesar di dunia, mengalami peningkatan sebesar 14% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu pembelian kakao dari Ghana mengalami kenaikan sebesar 4.3%.
Harga kakao berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret mengalami penurunan sebesar 2.3% dan berakhir pada posisi 2083 dolar per ton hari ini. Sementara itu harga kakao berjangka di NYSE London mengalami penurunan sebesar 26 poundsterling (1.87%) dan berakhir pada posisi 1364 poundsterling per ton.
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan di bursa ICE Futures yang berakhir dini hari tadi harga kakao berjangka tampak melanjutkan penurunannya (30/12). Harga kakao melemah untuk lima sesi berturut-turut di tengah sinyal bahwa pasokan akan mengalami kenaikan. Sementara itu permintaan tahun depan diperkirakan berkurang seiring dengan krisis keuangan Eropa.
Pada minggu yang berakhir tanggal 18 Desember lalu pengiriman kakao dari Pantai Gading yang merupakan produsen kakao terbesar di dunia, mengalami peningkatan sebesar 14% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu pembelian kakao dari Ghana mengalami kenaikan sebesar 4.3%.
Harga kakao berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret mengalami penurunan sebesar 2.3% dan berakhir pada posisi 2083 dolar per ton hari ini. Sementara itu harga kakao berjangka di NYSE London mengalami penurunan sebesar 26 poundsterling (1.87%) dan berakhir pada posisi 1364 poundsterling per ton.
Harga Emas Berakhir Negatif, Sempat Capai Level Terendah dalam 6 Bulan
Jumat, 30 Desember 2011 09:15 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Pada penutupan perdagangan di bursa Nymex dini hari tadi harga emas terpantau mengalami penurunan untuk empat sesi berturut-turut (30/12). Harga komoditas ini melanjutkan kenaikan dan mencapai posisi terendah dalam enam bulan belakangan. Perusahaan hedge fund besar memilih untuk melikuidasi dananya di dalam portofolio emas untuk menutupi sebagian kerugian di bursa saham dan euro.
Harga emas ditutup menguat dibandingkan dengan posisi harian terendah yang sempat dicapai. Meskipun demikian tetap berada di teritori negative. Para pelaku pasar menurunkan aksi jual setelah harga dinilai mengalami oversold. Aksi bargain hunting mulai kembali terjadi lagi setelah harga emas tembus ke bawah 1550 dolar yang merupakan level support kuat.
Harga emas spot sempat mengalami penurunan ke posisi 1522.50 dolar per troy ons yang merupakan level terendah sejak tanggal 6 Juli lalu. Harga emas spot berhasil rebound dan ditutup pada posisi 1545.30 dolar per troy ons, membukukan penurunan sebesar 10.90 dolar dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
(Vibiznews – Commodity) – Pada penutupan perdagangan di bursa Nymex dini hari tadi harga emas terpantau mengalami penurunan untuk empat sesi berturut-turut (30/12). Harga komoditas ini melanjutkan kenaikan dan mencapai posisi terendah dalam enam bulan belakangan. Perusahaan hedge fund besar memilih untuk melikuidasi dananya di dalam portofolio emas untuk menutupi sebagian kerugian di bursa saham dan euro.
Harga emas ditutup menguat dibandingkan dengan posisi harian terendah yang sempat dicapai. Meskipun demikian tetap berada di teritori negative. Para pelaku pasar menurunkan aksi jual setelah harga dinilai mengalami oversold. Aksi bargain hunting mulai kembali terjadi lagi setelah harga emas tembus ke bawah 1550 dolar yang merupakan level support kuat.
Harga emas spot sempat mengalami penurunan ke posisi 1522.50 dolar per troy ons yang merupakan level terendah sejak tanggal 6 Juli lalu. Harga emas spot berhasil rebound dan ditutup pada posisi 1545.30 dolar per troy ons, membukukan penurunan sebesar 10.90 dolar dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
Harga Minyak WTI Menguat Akibat Ketegangan Geopolitik di Timur Tengah
Jumat, 30 Desember 2011 09:00 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan di bursa Nymex yang ditutup dini hari tadi harga minyak mentah mengalami kenaikan (30/12). Harga komoditas ini menguat di tengah sinyal bahwa ekonomi AS akan mampu menjadi penyelamat dan meredam dampak dari krisis utang yang menimpa Eropa. Ketegangan geopolitik yang terjadi di Timur Tengah akibat pertentangan dengan Iran juga turut menjadi faktor yang mendorong kenaikan harga minyak mentah.
Harga minyak mentah mengalami kenaikan untuk tujuh kali dalam delapan sesi belakangan setelah klaim pengangguran di AS mengalami penurunan hingga mencapai level paling rendah dalam tiga tahun belakangan. Sementara itu penjualan rumah lama di AS mengalami kenaikan untuk dua bulan berturut-turut. Minggu ini Iran mengancam untuk memblokade Selat Hormuz merespon sanksi yang diberlakukan Eropa dan AS terhadap minyak dari negaranya.
Harga minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Februari tampak mengalami kenaikan sebesar 29 sen (0.3%) dan ditutup pada posisi 99.65 dolar per barel. Harga minyak mentah telah mengalami peningkatan sebesar 9.1% tahun ini.
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan di bursa Nymex yang ditutup dini hari tadi harga minyak mentah mengalami kenaikan (30/12). Harga komoditas ini menguat di tengah sinyal bahwa ekonomi AS akan mampu menjadi penyelamat dan meredam dampak dari krisis utang yang menimpa Eropa. Ketegangan geopolitik yang terjadi di Timur Tengah akibat pertentangan dengan Iran juga turut menjadi faktor yang mendorong kenaikan harga minyak mentah.
Harga minyak mentah mengalami kenaikan untuk tujuh kali dalam delapan sesi belakangan setelah klaim pengangguran di AS mengalami penurunan hingga mencapai level paling rendah dalam tiga tahun belakangan. Sementara itu penjualan rumah lama di AS mengalami kenaikan untuk dua bulan berturut-turut. Minggu ini Iran mengancam untuk memblokade Selat Hormuz merespon sanksi yang diberlakukan Eropa dan AS terhadap minyak dari negaranya.
Harga minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Februari tampak mengalami kenaikan sebesar 29 sen (0.3%) dan ditutup pada posisi 99.65 dolar per barel. Harga minyak mentah telah mengalami peningkatan sebesar 9.1% tahun ini.
Kakao Melempem, Sentimen Surplus Produksi
Jumat, 30 Desember 2011 00:00 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Harga kakao untuk perdagangan malam hari ini tercatat mengalami penurunan. Melemahnya pergerakan kakao masih dipengaruhi oleh sentimen negative perekonomian Eropa yang belum menemukan sebuah kondisi yang pasti terkait penyelesaian krisis finansial. Kondisi ini berpengaruh kepada kakao yang notabene merupakan bahan baku coklat dan merupakan komoditi yang diminati di kawasan Eropa.
Hal lain yang cukup menekan pergerakan kakao ialah adanya prediksi yang dikeluarkan oleh Credit Suisse dan Goldman Sachs yang memperkirakan bahwa sampai dengan tahun depan, kakao akan mengalami surplus produksi akibat menurunnya permintaan di Eropa.
Kakao berjangka untuk bulan Maret melemah sebesar 2,1% menjadi 2089 dollar per ton. Level tersebut merupakan level terendah sejak 20 Desember lalu.
(Vibiznews – Commodity) – Harga kakao untuk perdagangan malam hari ini tercatat mengalami penurunan. Melemahnya pergerakan kakao masih dipengaruhi oleh sentimen negative perekonomian Eropa yang belum menemukan sebuah kondisi yang pasti terkait penyelesaian krisis finansial. Kondisi ini berpengaruh kepada kakao yang notabene merupakan bahan baku coklat dan merupakan komoditi yang diminati di kawasan Eropa.
Hal lain yang cukup menekan pergerakan kakao ialah adanya prediksi yang dikeluarkan oleh Credit Suisse dan Goldman Sachs yang memperkirakan bahwa sampai dengan tahun depan, kakao akan mengalami surplus produksi akibat menurunnya permintaan di Eropa.
Kakao berjangka untuk bulan Maret melemah sebesar 2,1% menjadi 2089 dollar per ton. Level tersebut merupakan level terendah sejak 20 Desember lalu.
Wednesday, December 28, 2011
Harga Emas Masih Lesu, Coba Tes Support Kuat di 1550 Dolar
Kamis, 29 Desember 2011 10:50 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan elektronik hari ini harga emas masih bergerak pada kisaran terendah dalam tiga bulan belakangan (29/12). Harga logam mulia ini mengalami penurunan tajam pada perdagangan tadi malam setelah kondisi ekonomi Eropa kembali memberikan sinyal buruk. Harga masih berada dalam trend melemah akibat penurunan tadi malam.
Kondisi teknikal masih mengisyaratkan harga emas untuk melanjutkan penurunannya. Trend bearish yang sangat kuat bagi harga komoditas ini memberikan tekanan sehingga tadi malam harga emas spot mengalami penurunan hingga mencapai posisi terendah dalam 3 bulan belakangan.
Tadi malam harga emas spot sempat melemah ke posisi 1549.10 dolar per troy ons yang merupakan posisi paling rendah sejak tanggal 26 September lalu. Hari ini harga emas sempat melemah ke posisi 1549.50 dolar per troy ons, akan tetapi cenderung rebound dan saat ini berada di posisi 1556.90 dolar per troy ons. Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga emas berakhir di posisi 1556.20 dolar per troy ons.
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan elektronik hari ini harga emas masih bergerak pada kisaran terendah dalam tiga bulan belakangan (29/12). Harga logam mulia ini mengalami penurunan tajam pada perdagangan tadi malam setelah kondisi ekonomi Eropa kembali memberikan sinyal buruk. Harga masih berada dalam trend melemah akibat penurunan tadi malam.
Kondisi teknikal masih mengisyaratkan harga emas untuk melanjutkan penurunannya. Trend bearish yang sangat kuat bagi harga komoditas ini memberikan tekanan sehingga tadi malam harga emas spot mengalami penurunan hingga mencapai posisi terendah dalam 3 bulan belakangan.
Tadi malam harga emas spot sempat melemah ke posisi 1549.10 dolar per troy ons yang merupakan posisi paling rendah sejak tanggal 26 September lalu. Hari ini harga emas sempat melemah ke posisi 1549.50 dolar per troy ons, akan tetapi cenderung rebound dan saat ini berada di posisi 1556.90 dolar per troy ons. Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga emas berakhir di posisi 1556.20 dolar per troy ons.
Harga Minyak Mentah Bergerak di Kisaran Terendah dalam 1 Minggu; Cadangan Minyak AS Dilaporkan Meningkat
Kamis, 29 Desember 2011 10:40 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan elektronik di Asia hari ini harga minyak mentah mengalami pergerakan pada kisaran terendah dalam satu minggu belakangan (29/12). Harga minyak mentah melemah setelah laporan dari API menunjukkan bahwa cadangan minyak mentah di AS mengalami peningkatan, sebuah indikasi bahwa permintaan minyak mentah sedang mengalami penurunan.
Harga minyak mentah mengalami kenaikan setelah sempat turun tajam sebesar 2% tadi malam. Tadi malam harga minyak mentah mengalami penurunan pertama dalam tujuh hari belakangan. Sinyal buruk kembali terjadi di Eropa setelah ECB melaporkan bahwa neracanya mengalami peningkatan ke rekor tertinggi akibat suntikan pinjaman ke bank-bank di Eropa yang dilakukannya minggu lalu. Kondisi ini meningkatkan risiko krisis utang dari kawasan tersebut.
Sementara itu data terbaru API menunjukkan bahwa cadangan minyak mentah AS mengalami peningkatan sebesar 9.57 juta barel minggu lalu.
Harga minyak mentah berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Februari tampak mengalami peningkatan sebesar 29 sen dan ditransaksikan pada posisi 99.65 dolar per barel. Pada akhir perdagangan dini hari tadi harga minyak mentah mengalami penurunan sebesar 1.98 dolar dan ditutup pada posisi 99.36 dolar per barel.
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan elektronik di Asia hari ini harga minyak mentah mengalami pergerakan pada kisaran terendah dalam satu minggu belakangan (29/12). Harga minyak mentah melemah setelah laporan dari API menunjukkan bahwa cadangan minyak mentah di AS mengalami peningkatan, sebuah indikasi bahwa permintaan minyak mentah sedang mengalami penurunan.
Harga minyak mentah mengalami kenaikan setelah sempat turun tajam sebesar 2% tadi malam. Tadi malam harga minyak mentah mengalami penurunan pertama dalam tujuh hari belakangan. Sinyal buruk kembali terjadi di Eropa setelah ECB melaporkan bahwa neracanya mengalami peningkatan ke rekor tertinggi akibat suntikan pinjaman ke bank-bank di Eropa yang dilakukannya minggu lalu. Kondisi ini meningkatkan risiko krisis utang dari kawasan tersebut.
Sementara itu data terbaru API menunjukkan bahwa cadangan minyak mentah AS mengalami peningkatan sebesar 9.57 juta barel minggu lalu.
Harga minyak mentah berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Februari tampak mengalami peningkatan sebesar 29 sen dan ditransaksikan pada posisi 99.65 dolar per barel. Pada akhir perdagangan dini hari tadi harga minyak mentah mengalami penurunan sebesar 1.98 dolar dan ditutup pada posisi 99.36 dolar per barel.
Harga Kopi Arabika Menguat Lagi, Lawan Arus Sentimen Negatif Komoditas Lain
Kamis, 29 Desember 2011 10:20 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Pada akhir perdagangan di bursa ICE Futures dini hari tadi harga kopi arabika berjangka tampak masih terus mengalami kenaikan yang cukup baik (29/12). Harga kopi arabika mengalami kenaikan berkebalikan dengan kondisi komoditas yang secara umum justru mengalami penurunan akibat menguatnya nilai tukar dolar AS.
Kenaikan harga kopi arabika tampaknya dipicu oleh kondisi fundamental yang mengisyaratkan bahwa pasokan kopi akan mengalami penurunan. Tahun ini harga kopi arabika telah mengalami penurunan sekitar 7%. Penurunan tahunan harga kopi akan menjadi yang pertama kalinya sejak tahun 2008 lalu.
Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret 2012 mengalami kenaikan yang signifikan. Harga kontrak paling aktif ini mengalami peningkatan sebesar 3.9 sen (1.75%) dan berakhir pada posisi 2.2675 dolar per pon.
(Vibiznews – Commodity) – Pada akhir perdagangan di bursa ICE Futures dini hari tadi harga kopi arabika berjangka tampak masih terus mengalami kenaikan yang cukup baik (29/12). Harga kopi arabika mengalami kenaikan berkebalikan dengan kondisi komoditas yang secara umum justru mengalami penurunan akibat menguatnya nilai tukar dolar AS.
Kenaikan harga kopi arabika tampaknya dipicu oleh kondisi fundamental yang mengisyaratkan bahwa pasokan kopi akan mengalami penurunan. Tahun ini harga kopi arabika telah mengalami penurunan sekitar 7%. Penurunan tahunan harga kopi akan menjadi yang pertama kalinya sejak tahun 2008 lalu.
Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret 2012 mengalami kenaikan yang signifikan. Harga kontrak paling aktif ini mengalami peningkatan sebesar 3.9 sen (1.75%) dan berakhir pada posisi 2.2675 dolar per pon.
Harga Gula ICE Terpukul Melemah 2% Lebih Akibat Menguatnya Dolar
Kamis, 29 Desember 2011 10:03 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Pada akhir perdagangan di bursa ICE Futures dini hari tadi harga gula berjangka tampak mengalami penurunan (29/12). Turunnya harga komoditas ini disebabkan oleh rally yang dialami oleh dolar AS pada perdagangan tadi malam.
Tadi malam dolar menguat terhadap rival-rival utamanya setelah Eropa kembali bergejolak. ECB menyatakan neracanya mengalami pembengkakan ke rekor tertinggi menyusul penyaluran kredit besar-besaran kepada bank-bank Eropa minggu lalu. Sementara itu melemahnya harga minyak mentah tadi malam juga mengakibatkan harga kedelai mengalami penurunan.
Harga gula berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret 2012 mengalami kenaikan yang signifikan. Harga kontrak paling aktif ini mengalami peningkatan sebesar 0.48 sen (2.03%) dan berakhir pada posisi 23.13 sen per pon.
(Vibiznews – Commodity) – Pada akhir perdagangan di bursa ICE Futures dini hari tadi harga gula berjangka tampak mengalami penurunan (29/12). Turunnya harga komoditas ini disebabkan oleh rally yang dialami oleh dolar AS pada perdagangan tadi malam.
Tadi malam dolar menguat terhadap rival-rival utamanya setelah Eropa kembali bergejolak. ECB menyatakan neracanya mengalami pembengkakan ke rekor tertinggi menyusul penyaluran kredit besar-besaran kepada bank-bank Eropa minggu lalu. Sementara itu melemahnya harga minyak mentah tadi malam juga mengakibatkan harga kedelai mengalami penurunan.
Harga gula berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret 2012 mengalami kenaikan yang signifikan. Harga kontrak paling aktif ini mengalami peningkatan sebesar 0.48 sen (2.03%) dan berakhir pada posisi 23.13 sen per pon.
Tekanan Jual Makin Tajam, Kakao ICE Anjlok 3.75%
Kamis, 29 Desember 2011 09:55 WIB
(Vibiznews - Commodity) – Harga kakao pada akhir perdagangan di bursa ICE Futures dini hari tadi tampak kembali mengalami penurunan (29/12). Penurunan ini terjadi karena perselisihan di antara perusahaan-perusahaan pengiriman telah nyaris diselesaikan. Sementara itu menguatnya nilai tukar dolar juga menjadi factor yang mendorong melemah harga kakao ini.
Pada perdagangan minggu lalu harga kakao sempat mengalami kenaikan tajam akibat spekulasi bahwa ekspor dari Ghana mengalami gangguan akibat perselisihan perusahaan pengiriman.
Diperkirakan pengiriman kakao dari Ghana akan segera kembali dilakukan, dengan kapasitas penuh. Kondisi ini menurunkan ketegangan mengenai ekspor kakao dari Ghana yang merupakan produsen kakao terbesar kedua di dunia setelah Pantai Gading.
Hari ini harga kakao berjangka tampak mengalami tekanan yang signifikan di tengah harapan kembali beroperasinya perusahaan ekspor kakao dari Ghana. Kakao berjangka ICE Futures untuk kontrak pengiriman bulan Maret 2012 mengalami penurunan sebesar 83 dolar (3.75%) dan ditutup pada posisi 2133 dolar per ton. Sementara itu harga kakao berjangka NYSE mengalami penutupan melemah sebesar 17 poundsterling pada posisi 1390 poundsterling per ton.
(Vibiznews - Commodity) – Harga kakao pada akhir perdagangan di bursa ICE Futures dini hari tadi tampak kembali mengalami penurunan (29/12). Penurunan ini terjadi karena perselisihan di antara perusahaan-perusahaan pengiriman telah nyaris diselesaikan. Sementara itu menguatnya nilai tukar dolar juga menjadi factor yang mendorong melemah harga kakao ini.
Pada perdagangan minggu lalu harga kakao sempat mengalami kenaikan tajam akibat spekulasi bahwa ekspor dari Ghana mengalami gangguan akibat perselisihan perusahaan pengiriman.
Diperkirakan pengiriman kakao dari Ghana akan segera kembali dilakukan, dengan kapasitas penuh. Kondisi ini menurunkan ketegangan mengenai ekspor kakao dari Ghana yang merupakan produsen kakao terbesar kedua di dunia setelah Pantai Gading.
Hari ini harga kakao berjangka tampak mengalami tekanan yang signifikan di tengah harapan kembali beroperasinya perusahaan ekspor kakao dari Ghana. Kakao berjangka ICE Futures untuk kontrak pengiriman bulan Maret 2012 mengalami penurunan sebesar 83 dolar (3.75%) dan ditutup pada posisi 2133 dolar per ton. Sementara itu harga kakao berjangka NYSE mengalami penutupan melemah sebesar 17 poundsterling pada posisi 1390 poundsterling per ton.
Kedelai Berjangka Akhiri Rally Selama 8 Hari Akibat Menguatnya Dolar AS
Kamis, 29 Desember 2011 09:42 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Pada akhir perdagangan di bursa CBOT dini hari tadi harga kedelai mengalami penurunan meskipun tipis saja (29/12). Harga komoditas ini melemah mengakhiri rally yang terjadi selama delapan sesi berturut-turut sebelumnya. Turunnya harga kedelai disebabkan oleh rally yang dialami oleh dolar AS pada perdagangan tadi malam.
Tadi malam dolar menguat terhadap rival-rival utamanya setelah Eropa kembali bergejolak. ECB menyatakan neracanya mengalami pembengkakan ke rekor tertinggi menyusul penyaluran kredit besar-besaran kepada bank-bank Eropa minggu lalu. Sementara itu melemahnya harga minyak mentah tadi malam juga mengakibatkan harga kedelai mengalami penurunan.
Harga kedelai berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret tampak mengalami penurunan sebesar 1.5 sen dan ditutup pada posisi 11.9825 dolar per bushel. Sementara itu harga kedelai untuk kontrak pengiriman Mei 2012 mengalami pelemahan sebesar 1.5 sen dan berakhir pada posisi 12.08 dolar per bushel.
(Vibiznews – Commodity) – Pada akhir perdagangan di bursa CBOT dini hari tadi harga kedelai mengalami penurunan meskipun tipis saja (29/12). Harga komoditas ini melemah mengakhiri rally yang terjadi selama delapan sesi berturut-turut sebelumnya. Turunnya harga kedelai disebabkan oleh rally yang dialami oleh dolar AS pada perdagangan tadi malam.
Tadi malam dolar menguat terhadap rival-rival utamanya setelah Eropa kembali bergejolak. ECB menyatakan neracanya mengalami pembengkakan ke rekor tertinggi menyusul penyaluran kredit besar-besaran kepada bank-bank Eropa minggu lalu. Sementara itu melemahnya harga minyak mentah tadi malam juga mengakibatkan harga kedelai mengalami penurunan.
Harga kedelai berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret tampak mengalami penurunan sebesar 1.5 sen dan ditutup pada posisi 11.9825 dolar per bushel. Sementara itu harga kedelai untuk kontrak pengiriman Mei 2012 mengalami pelemahan sebesar 1.5 sen dan berakhir pada posisi 12.08 dolar per bushel.
Jagung Berjangka CBOT Menguat oleh Kekeringan di Amerika Selatan
Kamis, 29 Desember 2011 09:30 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Pada penutupan perdagangan di bursa CBOT dini hari tadi harga jagung berjangka mengalami peningkatan yang cukup signifikan (29/12). Harga jagung berjangka mengalami peningkatan untuk delapan hari berturut-turut masih didorong oleh kondisi cuaca yang buruk di kawasan Amerika Selatan.
Sekitar 50% tanaman jagung di Argentina akan mengalami kekeringan untuk 10 hari ke depan. Kondisi cauca yang ada saat ini menunjukkan bahwa trend kekeringan akan menjadi factor utama yang akan mendorong kekhawatiran gangguan produksi di Amerika Latin. Kekeringan pada fase pertumbuhan tanaman saat ini akan mengakibatkan stress pada tanaman dan mengakibatkan turunnya yield.
Harga jagung berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret tampak mengalami peningkatan sebesar 9.25 sen dan ditutup pada posisi 6.4250 dolar per bushel. Sementara itu harga jagung untuk kontrak pengiriman Mei 2012 mengalami peningkatan sebesar 9 sen dan berakhir pada posisi 6.5025 dolar per bushel.
(Vibiznews – Commodity) – Pada penutupan perdagangan di bursa CBOT dini hari tadi harga jagung berjangka mengalami peningkatan yang cukup signifikan (29/12). Harga jagung berjangka mengalami peningkatan untuk delapan hari berturut-turut masih didorong oleh kondisi cuaca yang buruk di kawasan Amerika Selatan.
Sekitar 50% tanaman jagung di Argentina akan mengalami kekeringan untuk 10 hari ke depan. Kondisi cauca yang ada saat ini menunjukkan bahwa trend kekeringan akan menjadi factor utama yang akan mendorong kekhawatiran gangguan produksi di Amerika Latin. Kekeringan pada fase pertumbuhan tanaman saat ini akan mengakibatkan stress pada tanaman dan mengakibatkan turunnya yield.
Harga jagung berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret tampak mengalami peningkatan sebesar 9.25 sen dan ditutup pada posisi 6.4250 dolar per bushel. Sementara itu harga jagung untuk kontrak pengiriman Mei 2012 mengalami peningkatan sebesar 9 sen dan berakhir pada posisi 6.5025 dolar per bushel.
Harga Emas Terpuruk ke Posisi Terendah dalam 3 Bulan
Kamis, 29 Desember 2011 09:00 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Pada penutupan perdagangan di bursa Nymex dini hari tadi harga emas mengalami penurunan lanjutan (29/12). Harga emas mengalami penurunan hingga mencapai posisi paling rendah dalam tiga bulan belakangan sementara dolar AS mengalami kenaikan besar-besaran terhadap euro.
Euro tampak mendekati level terendah dalam satu tahun belakangan terhadap dolar setelah data menunjukkan bahwa kredit yang diberikan kepada bank-bank Eropa oleh ECB belum disalurkan ke masyarakat. ECB sendiri mengumumkan bahwa neracanya mengalami penggemukan hingga mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah setelah minggu lalu secara jor-joran melakukan penyaluran pinjaman kepada bank-bank Eropa.
Harga emas spot mengalami penurunan tajam dan ditutup pada posisi 1556.20 dolar per troy ons, membukukan penurunan sebesar 36.30 dolar per troy ons. Pada perdagangan tadi malam harga emas spot sempat mencapai posisi terendah sejak tanggal 26 September pada level 1549.10 dolar per troy ons.
(Vibiznews – Commodity) – Pada penutupan perdagangan di bursa Nymex dini hari tadi harga emas mengalami penurunan lanjutan (29/12). Harga emas mengalami penurunan hingga mencapai posisi paling rendah dalam tiga bulan belakangan sementara dolar AS mengalami kenaikan besar-besaran terhadap euro.
Euro tampak mendekati level terendah dalam satu tahun belakangan terhadap dolar setelah data menunjukkan bahwa kredit yang diberikan kepada bank-bank Eropa oleh ECB belum disalurkan ke masyarakat. ECB sendiri mengumumkan bahwa neracanya mengalami penggemukan hingga mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah setelah minggu lalu secara jor-joran melakukan penyaluran pinjaman kepada bank-bank Eropa.
Harga emas spot mengalami penurunan tajam dan ditutup pada posisi 1556.20 dolar per troy ons, membukukan penurunan sebesar 36.30 dolar per troy ons. Pada perdagangan tadi malam harga emas spot sempat mencapai posisi terendah sejak tanggal 26 September pada level 1549.10 dolar per troy ons.
Harga Minyak Mentah Melemah Akhiri Rally Selama 6 Hari
Kamis, 29 Desember 2011 08:40 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan di bursa Nymex dini hari tadi harga minyak mentah mengalami penurunan yang signifikan (29/12). Harga minyak mentah mengakhiri rally yang telah terjadi selama enam hari berturut-turut setelah pasar komoditas dilanda aksi jual yang cukup signifikan. Bursa saham AS juga ikut rontok akibat kembalinya kekhawatiran mengenai krisis Eropa.
Euro tampak mendekati level terendah dalam satu tahun belakangan terhadap dolar setelah data menunjukkan bahwa kredit yang diberikan kepada bank-bank Eropa oleh ECB belum disalurkan ke masyarakat. ECB sendiri mengumumkan bahwa neracanya mengalami penggemukan hingga mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah setelah minggu lalu secara jor-joran melakukan penyaluran pinjaman kepada bank-bank Eropa.
Pada akhir perdagangan di Nymex dini hari tadi harga minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Februari tampak mengalami penurunan sebesar 1.98 dolar dan ditutup pada posisi 99.36 dolar per barel. Sementara itu volume perdagangan tadi malam cenderung sepi karena para pelaku pasar sudah banyak yang memilih untuk liburan.
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan di bursa Nymex dini hari tadi harga minyak mentah mengalami penurunan yang signifikan (29/12). Harga minyak mentah mengakhiri rally yang telah terjadi selama enam hari berturut-turut setelah pasar komoditas dilanda aksi jual yang cukup signifikan. Bursa saham AS juga ikut rontok akibat kembalinya kekhawatiran mengenai krisis Eropa.
Euro tampak mendekati level terendah dalam satu tahun belakangan terhadap dolar setelah data menunjukkan bahwa kredit yang diberikan kepada bank-bank Eropa oleh ECB belum disalurkan ke masyarakat. ECB sendiri mengumumkan bahwa neracanya mengalami penggemukan hingga mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah setelah minggu lalu secara jor-joran melakukan penyaluran pinjaman kepada bank-bank Eropa.
Pada akhir perdagangan di Nymex dini hari tadi harga minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Februari tampak mengalami penurunan sebesar 1.98 dolar dan ditutup pada posisi 99.36 dolar per barel. Sementara itu volume perdagangan tadi malam cenderung sepi karena para pelaku pasar sudah banyak yang memilih untuk liburan.
Tuesday, December 27, 2011
Minyak Mentah Masih Lanjutkan Kenaikan Meski Melambat; Iran Ancan Blokade Selat Hormuz
Rabu, 28 Desember 2011 11:25 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan elektronik di Asia hari ini harga minyak mentah masih bertahan di kisaran tertinggi dalam enam minggu belakangan (28/12). Harga komoditas ini melanjutkan kenaikannya, meskipun cenderung tipis, setelah petinggi Iran menyatakan bahwa sanksi yang dijatuhkan pada Iran akan mendorong pemerintah Iran mengambil sikap untuk menutup akses pelayaran di Selat Hormuz. Kondisi ini akan menghambat pengiriman minyak dari kawasan Timur Tengah.
Harga minyak mentah mengarah kepada rally selama tujuh hari berturut-turut. Wakil Presiden Iran Mohammad Reza Rahimi menyatakan bahwa Iran akan memblokade Selat Hormuz dalam rangka protes terhadap sanksi yang dijatuhkan untuk minyak Iran. Ditutupnya akses pelayaran di Selat Hormuz dapat dipastikan akan mengganggu lalu lintas pengiriman minyak mentah dari Timur Tengah ke Eropa dan AS.
Harga minyak mentah berjangka untuk kontrak Februari hari ini mengalami kenaikan tipis sebesar 8 sen dan ditransaksikan pada posisi 101.42 dolar per barel. Pada akhir perdagangan dini hari tadi harga minyak mentah mengalami kenaikan sebesar 1.66 dolar (1.7%) dan ditutup pada posisi 101.34 dolar per barel.
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan elektronik di Asia hari ini harga minyak mentah masih bertahan di kisaran tertinggi dalam enam minggu belakangan (28/12). Harga komoditas ini melanjutkan kenaikannya, meskipun cenderung tipis, setelah petinggi Iran menyatakan bahwa sanksi yang dijatuhkan pada Iran akan mendorong pemerintah Iran mengambil sikap untuk menutup akses pelayaran di Selat Hormuz. Kondisi ini akan menghambat pengiriman minyak dari kawasan Timur Tengah.
Harga minyak mentah mengarah kepada rally selama tujuh hari berturut-turut. Wakil Presiden Iran Mohammad Reza Rahimi menyatakan bahwa Iran akan memblokade Selat Hormuz dalam rangka protes terhadap sanksi yang dijatuhkan untuk minyak Iran. Ditutupnya akses pelayaran di Selat Hormuz dapat dipastikan akan mengganggu lalu lintas pengiriman minyak mentah dari Timur Tengah ke Eropa dan AS.
Harga minyak mentah berjangka untuk kontrak Februari hari ini mengalami kenaikan tipis sebesar 8 sen dan ditransaksikan pada posisi 101.42 dolar per barel. Pada akhir perdagangan dini hari tadi harga minyak mentah mengalami kenaikan sebesar 1.66 dolar (1.7%) dan ditutup pada posisi 101.34 dolar per barel.
Subscribe to:
Posts (Atom)