Thursday, December 29, 2011

Membaiknya Cuaca Tingkat Harapan Pasokan dan Picu Melemah Harga Jagung

Jumat, 30 Desember 2011 10:18 WIB

(Vibiznews – Commodity) – Pada penutupan perdagangan di bursa CBOT dini hari tadi harga jagung berjangka ditutup di teritori negative (30/12). Harga jagung akhirnya mengalami penurunan setelah selama delapan hari berturut-turut sebelumnya mengalami rally. Diperkirakan bahwa kondisi cuaca yang buruk di Amerika Selatan akan mulai mengalami perbaikan.
   
Sebelumnya harga jagung mengalami rally panjang akibat spekulasi bahwa cuaca kering di Amerika Selatan akan mengakibatkan turunnya yield tanaman. Akan tetapi harga mulai beranjak melemah karena hujan mulai turun di beberapa kawasan penanaman jagung di Amerika Selatan. Hujan akan melepaskan stress yang sempat dialami oleh tanaman.

Harga jagung berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret 2012 mengalami penurunan sebesar 4.5 sen dan ditutup pada posisi 6.38 dolar per bushel. Sementara itu harga jagung berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Mei 2012 mengalami penurunan sebesar 4 sen dan berakhir pada posisi 6.4625 dolar per bushel.

Kedelai Berjangka Melemah Signifikan Imbas Spekulasi Membaiknya Cuaca di Amerika Selatan

Jumat, 30 Desember 2011 10:10 WIB

(Vibiznews – Commodity) – Pada penutupan perdagangan di bursa CBOT dini hari tadi harga kedelai berjangka ditutup di teritori negative (30/12). Harga kedelai melanjutkan penurunan tipis pada perdagangan sebelumnya setelah selama delapan hari berturut-turut sebelumnya mengalami rally. Diperkirakan bahwa kondisi cuaca yang buruk di Amerika Selatan akan mulai mengalami perbaikan.

Sebelumnya harga kedelai mengalami rally panjang akibat spekulasi bahwa cuaca kering di Amerika Selatan akan mengakibatkan turunnya yield tanaman. Akan tetapi harga mulai beranjak melemah karena hujan mulai turun di beberapa kawasan penanaman kedelai di Amerika Selatan. Hujan akan melepaskan stress yang sempat dialami oleh tanaman.

Harga kedelai berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Januari 2012 mengalami penurunan sebesar 10.75 sen dan ditutup pada posisi 11.8750 dolar per bushel. Sementara itu harga kedelai berjangka untuk kontrak Maret 2012 mengalami penurunan sebesar 11 sen dan berakhir pada posisi 11.97 dolar per bushel.

Harga Kopi Arabika Melemah Tergerus Sentimen Negatif dari Eropa

Jumat, 30 Desember 2011 10:00 WIB

(Vibiznews – Commodity) –Pada akhir perdagangan di bursa ICE Futures dini hari tadi harga kopi arabika mengalami penurunan yang cukup signifikan (30/12). Setelah kemarin cenderung bergerak positif melawan arus melemah harga komoditas lain, tadi malam harga kopi arabika tidak dapat membendung sentiment negative yang menghampirinya.

Harga kopi arabika berjangka tampak membukukan penurunan tadi malam didorong oleh kembali menguatnya kekhawatiran terhadap kondisi Eropa. Krisis keuangan di Eropa berpotensi untuk mengakibatkan penurunan permintaan terhadap komoditas, termasuk kopi arabika.

Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret 2012 mengalami kenaikan yang signifikan. Harga kontrak paling aktif ini mengalami peningkatan sebesar 1.1%  dan berakhir pada posisi 2.2425 dolar per pon. Sepanjang tahun 2011 ini harga kopi arabika membukukan penurunan sebesar 6.8%.

Komoditas Gula Menguat Dipicu Harga Minyak Mentah yang Naik

Jumat, 30 Desember 2011 09:45 WIB

(Vibiznews – Commodity) – Kenaikan harga minyak mentah tampak kembali mengangkat kinerja harga gula (30/12). Pada akhir perdagangan dini hari tadi harga minyak mentah kembali mengalami kenaikan seiring dengan factor ketegangan geopolitik yang makin meningkat di kawasan Timur Tengah. Kenaikan harga minyak memberikan dorongan menguat bagi harga gula berjangka.

Gula merupakan komoditas yang memiliki keterkaitan dengan harga minyak mentah. Korelasi positif di antara harga kedua komoditas ini mengakibatkan harga gula turut mengalami kenaikan apabila harga minyak mentah menguat. Sentimen positif dari bursa saham AS tadi malam juga turut memberikan dorongan menguat harga gula.

Harga gula berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret 2012 mengalami kenaikan yang signifikan. Harga kontrak paling aktif ini mengalami peningkatan sebesar 1.6%  dan berakhir pada posisi 23.51 sen per pon. Sepanjang tahun 2011 ini harga gula membukukan penurunan sebesar 27%.