Thursday, December 1, 2011

Harga Kopi Arabika Menguat Sedikit Didorong Sentimen Positif Melemahnya Dolar

Kamis, 01 Desember 2011 10:25 WIB

(Vibiznews – Commodity) - Pada perdagangan di bursa ICE Futures yang berakhir dini hari tadi harga kopi arabika berjangka tampak mengalami kenaikan sedikit saja (01/12). Di akhir bulan November harga kopi arabika menguat seiring dengan melemahnya nilai tukar dolar terhadap rival-rivalnya. Dolar menguat karena enam bank sentral global melakukan langkah gabungan untuk meningkatkan likuiditas dolar di pasar global.

Melemahnya nilai tukar dolar mengakibatkan harga komoditas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi relative lebih murah bagi para pembeli luar negeri. Kondisi ini mengakibatkan permintaan terhadap komoditas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi naik, sehingga harganya juga ikut naik.

Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret 2012 tampak membukukan peningkatan meskipun hanya tipis saja. Kontrak komoditas paling aktif ini tampak menguat sebesar 9.35 sen dan ditutup pada posisi 2.305 dolar per pon.

Lihat Analisis Vibiz Research

Gula Berjangka Terangkat Sedikit Imbas Lemasnya Dolar

Kamis, 01 Desember 2011 10:20 WIB

(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan di bursa ICE Futures yang berakhir dini hari tadi harga gula berjangka tampak mengalami kenaikan sedikit saja (01/12). Di akhir bulan November harga gula menguat seiring dengan melemahnya nilai tukar dolar terhadap rival-rivalnya. Dolar menguat karena enam bank sentral global melakukan langkah gabungan untuk meningkatkan likuiditas dolar di pasar global.

Melemahnya nilai tukar dolar mengakibatkan harga komoditas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi relative lebih murah bagi para pembeli luar negeri. Kondisi ini mengakibatkan permintaan terhadap komoditas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi naik, sehingga harganya juga ikut naik.

Harga gula berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret 2012 tampak membukukan peningkatan meskipun hanya tipis saja. Kontrak komoditas paling aktif ini tampak menguat sebesar 0.2 sen dan ditutup pada posisi 23.69 sen per pon.

Lihat Analisis Vibiz Research

Kedelai Berjangka Terangkat oleh Sentimen Positif Langkah 6 Bank Sentral

Kamis, 01 Desember 2011 09:55 WIB

(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan di bursa CBOT yang berakhir dini hari tadi harga kedelai berjangka tampak mengalami kenaikan sedikit saja (01/12). Di akhir bulan November harga kedelai menguat seiring dengan melemahnya nilai tukar dolar terhadap rival-rivalnya. Dolar menguat karena enam bank sentral global melakukan langkah gabungan untuk meningkatkan likuiditas dolar di pasar global.

Melemahnya nilai tukar dolar mengakibatkan harga komoditas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi relative lebih murah bagi para pembeli luar negeri. Kondisi ini mengakibatkan permintaan terhadap komoditas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi naik, sehingga harganya juga ikut naik.

Harga kedelai berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Januari 2012 tampak mengalami kenaikan sebesar 6.25 sen dan ditutup pada posisi 11.3125 dolar per bushel. Sementara itu harga kedelai berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret 2012 tampak membukukan peningkatan sebesar 6 sen dan ditutup pada posisi 11.41 dolar per bushel.

Lihat Analisis Vibiz Research

Harga Jagung Terangkat Sedikit Imbas Melemahnya Dolar

Kamis, 01 Desember 2011 09:50 WIB

(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan di bursa CBOT yang berakhir dini hari tadi harga jagung berjangka tampak mengalami kenaikan sedikit saja (01/12). Di akhir bulan November harga jagung menguat seiring dengan melemahnya nilai tukar dolar terhadap rival-rivalnya. Dolar menguat karena enam bank sentral global melakukan langkah gabungan untuk meningkatkan likuiditas dolar di pasar global.

Melemahnya nilai tukar dolar mengakibatkan harga komoditas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi relative lebih murah bagi para pembeli luar negeri. Kondisi ini mengakibatkan permintaan terhadap komoditas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi naik, sehingga harganya juga ikut naik.

Harga jagung berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Desember tampak mengalami kenaikan sebesar 3.25 sen dan ditutup pada posisi 6.0125 dolar per bushel. Sementara itu harga jagung berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret 2012 tampak membukukan peningkatan sebesar 2.5 sen dan ditutup pada posisi 6.08 dolar per bushel.

Lihat Analisis Vibiz Research