Thursday, September 8, 2011

Harga Minyak Mentah Ditutup Melemah oleh Kurangnya Detail Rencana Fed

Jumat, 09 September 2011 08:00 WIB

Pada penutupan perdagangan di bursa Nymex dini hari tadi harga minyak mentah mengalami penurunan yang cukup signifikan (09/09). Harga minyak mentah melemah setelah Ben Bernanke menyatakan bahwa risiko melambatnya ekonomi masih cukup besar. Sementara itu bursa saham mengalami penurunan dan indeks S&P 500 mengalami penurunan setelah sempat mengalami kenaikan terbesar dalam dua minggu belakangan.

Harga minyak mentah mengalami penurunan sebesar 0.3% setelah Bernanke mengecewakan investor dengan tidak menjabarkan detail rencana untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di AS. Harga minyak mentah mengalami penurunan ke bawah level 90 dolar per barel yang merupakan resistance kuat setelah sempat mencapai posisi 90.23 dolar per barel tadi malam.

Harga minyak mentah berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Oktober membukukan penurunan sebesar 29 sen (0.3%) dan ditutup pada posisi 89.05 dolar per barel. Harga minyak mentah telah mengalami penurunan sebesar 2.6% sepanjang tahun ini.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah masih akan dipengaruhi oleh kondisi fundamental dan ekonomi global secara umum. Diperkirakan minyak mentah mentah Nymex masih akan bergerak pada kisaran 80 - 90 dolar per barel.

Emas Rebound Jelang Rilis Data Ekonomi AS

Kamis, 08 September 2011 16:51 WIB

Harga emas pada perdagangan sore hari ini (8/9) terpantau mengalami kenaikan. Emas kembali naik setelah kemarin sempat bearish akibat positifnya kondisi bursa saham. Peningkatan kali ini dipicu oleh adanya kekhawatiran investor terhadap rencana paket stimulus ekonomi AS yang diperkirakan akan memakan anggaran sebesar 300 miliar dollar dan berpotensi akan mendatangkan defisit anggaran yang semakin besar.

Emas spot sebesar 1,6% menjadi 1846,6 dollar per troy ons dengan level support sebesar 1826,06 dollar per troy ons dan level resistant sebesar 1845,37 dollar per troy ons.

Naiknya pergerakan emas turut diikuti oleh perak yang naik 0,4% menjadi 41,74 dollar per troy ons, platinum naik 0,6% menjadi 1833,25 dollar per troy ons dan paladium naik 0,8% menjadi 758 dollar per troy ons.

Menurut analisa dari Divisi Vibiz Research di Vibiz Consulting, pergerakan harga emas diperkirakan akan berpotensi mengalami kenaikan jika data klaim pengangguran dan trade balance AS yang akan dirilis malam ini mengalami kondisi yang memburuk.

Minyak Melemah Tipis, Badai Lee Telah Berlalu

Kamis, 08 September 2011 16:34 WIB

Setelah sebelumnya sempat mengalami kenaikan, sore hari ini (8/9) harga minyak mentah kembali melemah oleh adanya sentimen kekhawatiran investor terhadap pelaksanaan kebijakan paket stimulus ekonomi AS yang semalam dicanangkan oleh Presiden Barrack Obama. Kebijakan tersebut dibarengi oleh adanya pemotongan pajak yang dikhawatirkan akan memberikan imbas negatif bagi ekonomi AS.

Disaat yang bersamaan, badai tropis Lee yang melanda teluk Meksiko kemarin, kini telah mulai bergerak menjauh dan memicu kelancaran pasokan minyak mentah dari negara Amerika Latin ke AS.

Minyak mentah berjangka turun 0,6% menjadi 88,82 dollar per barel. Sedangkan minyak mentah jenis Brent melemah 74 sen menjadi 115,06 dollar per barel.

Menurut analisa dari Divisi Vibiz Research di Vibiz Consulting, pergerakan harga minyak diperkirakan akan masih rawan koreksi mengingat malam ini akan dirilis data klaim pengangguran dan trade balance. Kisaran pergerakan harga minyak diperkirakan akan berada di antara level 87 - 88,5 dollar per barel.

Monday, September 5, 2011

Harga Emas Makin Laju, Kembali Incar Rekor Tertinggi


Selasa, 06 September 2011 11:20 WIB

Pada perdagangan elektronik di Asia hari ini harga emas tampak melanjutkan peningkatannya dengan cukup solid (06/09). Harga emas makin melaju kencang dan sangat dekat untuk kembali mencapai rekor tertingginya.

Hari ini harga emas tampak kembali mengincar posisi rekor tertinggi seiring dengan masih kuatnya kekhawatiran mengenai krisis utang Eropa dan melambatnya ekonomi AS. Ketakutan para pelaku pasar makin nyata seiring dengan amblesnya bursa Eropa tadi malam. Perdagangan di bursa Eropa mengalami penurunan sebesar 4.1% tadi malam. Ambruknya bursa Eropa turut menular pada sesi perdagangan di Asia hari ini.

Harga emas spot saat ini berada sangat dekat dengan posisi rekor tertinggi yang dicapai tanggal 23 Agustus lalu. Saat ini harga emas spot berada di posisi 1908 dolar per troy ons, menguat dibandingkan penutupan perdagangan dini hari tadi yang berada pada posisi 1899.60 dolar per troy ons.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas masih akan cenderung mengalami kenaikan hingga kembali mencetak rekor terbaru. Kenaikan harga masih dimungkinkan karena saat ini pelaku pasar masih mencari aset safe haven. Diperkirakan harga emas akan kembali mencoba menembus level 1920 dolar.