Selasa, 13 Desember 2011 12:05 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan elektronik hari ini harga emas terpantau melanjutkan penurunannya (13/12). Harga emas makin terpuruk dan mencapai posisi terendah dalam 1.5 bulan belakangan. Lesunya harga emas terjadi karena nilai tukar dolar mengalami kenaikan signifikan akibat kekhawatiran mengenai kondisi Uni Eropa.
Harga emas juga mengalami penurunan teknikal yang signifikan setelah harga berhasil menembus support kuat pada posisi 1700 dolar per troy ons. Level support ini sudah bertahan sejak tanggal 29 November lalu.
Harga emas spot mengalami penurunan lanjutan untuk dua hari berturut-turut. Pada saat ini harga emas spot diperdagangkan pada posisi 1655.30 dolar per troy ons, membukukan penurunan sebesar 11 dolar dibandingkan penutupan perdagangan dini hari tadi yang berada pada posisi 1666.30 dolar per troy ons. Harga emas spot ini sempat mencapai posisi 1651.20 dolar per troy ons yang sekaligus menjadi posisi terendah sejak tanggal 25 Oktober lalu.
Tuesday, December 13, 2011
Friday, December 9, 2011
Harga Emas Santai Dulu Sambil Tunggu Putusan Pertemuan Eropa
Jumat, 09 Desember 2011 11:25 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan elektronik di Asia hari ini harga emas mengalami pergerakan yang cenderung terbatas dan mulai mengalami konsolidasi (09/12). Harga emas tampaknya akan makin terpuruk di tengah buruknya sentiment yang berkembang pada perdagangan di pasar saham Asia hari Jumat ini.
Meskipun memperoleh tekanan yang sangat kuat setelah ECB menyatakan keengganan untuk membeli tambahan obligasi pemerintah kawasan euro, tampak bahwa para investor masih harap-harap cemas akan kemungkinan dikeluarkannya ‘langkah ajaib’ pada pertemuan pada petinggi Eropa yang dimulai hari ini.
Harga emas spot tampak mengalami kenaikan super tipis. Saat ini harga emas spot berada pada posisi 1709.70 dolar per troy ons. Posisi harga emas spot ini mengalami peningkatan sebesar 1.5 dolar dibandingkan penutupan perdagangan dini hari tadi.
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan elektronik di Asia hari ini harga emas mengalami pergerakan yang cenderung terbatas dan mulai mengalami konsolidasi (09/12). Harga emas tampaknya akan makin terpuruk di tengah buruknya sentiment yang berkembang pada perdagangan di pasar saham Asia hari Jumat ini.
Meskipun memperoleh tekanan yang sangat kuat setelah ECB menyatakan keengganan untuk membeli tambahan obligasi pemerintah kawasan euro, tampak bahwa para investor masih harap-harap cemas akan kemungkinan dikeluarkannya ‘langkah ajaib’ pada pertemuan pada petinggi Eropa yang dimulai hari ini.
Harga emas spot tampak mengalami kenaikan super tipis. Saat ini harga emas spot berada pada posisi 1709.70 dolar per troy ons. Posisi harga emas spot ini mengalami peningkatan sebesar 1.5 dolar dibandingkan penutupan perdagangan dini hari tadi.
Harga Minyak Tertekan Makin Dalam; ECB Emoh Terus Beli Obligasi Kawasan Euro
Jumat, 09 Desember 2011 11:15 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan elektronik hari ini harga minyak mentah kembali mengalami penurunan (09/12). Harga melemah melanjutkan penurunannya tadi malam dan mengarah untuk mengalami penurunan mingguan terbesar sejak bulan September lalu. Para investor masih terus berspekulasi bahwa permintaan bahan bakar akan mengalami penurunan seiring dengan kondisi krisis kawasan euro yang memburuk.
Harga minyak mentah mengalami penurunan lanjutan setelah tadi malam mengalami penurunan terbesar dalam tiga minggu belakangan. Presiden ECB menegaskan bahwa ada batas pembelian yang tidak akan dilewati mengakibatkan pasar harus pasrah bahwa ECB benar-benar tidak akan turun tangan lebih dalam untuk membantu perang krisis utang kawasan euro. Kondisi ini memberikan sentiment negative pada beberapa harga komoditas.
Harga minyak mentah berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Januari tampak mengalami penurunan sebesar 62 sen dan ditransaksikan pada possii 97.72 dolar per barel. Harga minyak mentah ini pada akhir perdagangan dini hari tadi mengalami penurunan ke posisi 98.34 dolar, membukukan penurunan 2.1%. Sepanjang minggu ini harga minyak mentah telah mengalami penurunan sebesar 3.1%.
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan elektronik hari ini harga minyak mentah kembali mengalami penurunan (09/12). Harga melemah melanjutkan penurunannya tadi malam dan mengarah untuk mengalami penurunan mingguan terbesar sejak bulan September lalu. Para investor masih terus berspekulasi bahwa permintaan bahan bakar akan mengalami penurunan seiring dengan kondisi krisis kawasan euro yang memburuk.
Harga minyak mentah mengalami penurunan lanjutan setelah tadi malam mengalami penurunan terbesar dalam tiga minggu belakangan. Presiden ECB menegaskan bahwa ada batas pembelian yang tidak akan dilewati mengakibatkan pasar harus pasrah bahwa ECB benar-benar tidak akan turun tangan lebih dalam untuk membantu perang krisis utang kawasan euro. Kondisi ini memberikan sentiment negative pada beberapa harga komoditas.
Harga minyak mentah berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Januari tampak mengalami penurunan sebesar 62 sen dan ditransaksikan pada possii 97.72 dolar per barel. Harga minyak mentah ini pada akhir perdagangan dini hari tadi mengalami penurunan ke posisi 98.34 dolar, membukukan penurunan 2.1%. Sepanjang minggu ini harga minyak mentah telah mengalami penurunan sebesar 3.1%.
Harga Gula Berjangka Berakhir Menguat Signifikan Lawan Sentimen Umum di Bursa Komoditas
Jumat, 09 Desember 2011 11:00 WIB
(Vibiznews – Commodity) – Pada akhir perdagangan di bursa ICE Futures dini hari tadi harga gula berjangka mengalami peningkatan yang cukup baik (09/12). Harga gula bolak-balik di kisaran positif dan negatif dan berakhir rebound setelah kemarin mengalami penurunan tajam terseret penurunan harga minyak mentah.
Tadi malam harga minyak mentah kembali membukukan penurunan yang tajam. Harga anjlok ke level 98 dolar per barel akibat sentiment negative dari Eropa. Akan tetapi harga gula justru melawan arah dan mengalami peningkatan.
Kinerja harga gula tidak lepas dari aksi beli teknikal yang kembali meopang harga. Pada perdagangan sebelumnya harga komoditas ini sempat terhempas melemah sebesar 4.67%. Tadi malam harga cenderung mengalami rebound.
Harga gula berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret 2012 tampak membukukan kenaikan signifikan. Kontrak komoditas paling aktif ini tampak menguat sebesar 1.08 sen (4.69%) dan ditutup pada posisi 24.13 sen per pon.
(Vibiznews – Commodity) – Pada akhir perdagangan di bursa ICE Futures dini hari tadi harga gula berjangka mengalami peningkatan yang cukup baik (09/12). Harga gula bolak-balik di kisaran positif dan negatif dan berakhir rebound setelah kemarin mengalami penurunan tajam terseret penurunan harga minyak mentah.
Tadi malam harga minyak mentah kembali membukukan penurunan yang tajam. Harga anjlok ke level 98 dolar per barel akibat sentiment negative dari Eropa. Akan tetapi harga gula justru melawan arah dan mengalami peningkatan.
Kinerja harga gula tidak lepas dari aksi beli teknikal yang kembali meopang harga. Pada perdagangan sebelumnya harga komoditas ini sempat terhempas melemah sebesar 4.67%. Tadi malam harga cenderung mengalami rebound.
Harga gula berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret 2012 tampak membukukan kenaikan signifikan. Kontrak komoditas paling aktif ini tampak menguat sebesar 1.08 sen (4.69%) dan ditutup pada posisi 24.13 sen per pon.
Subscribe to:
Posts (Atom)